Aturan Pemasangan Septic Tank Menurut Peraturan Perundang-Undangan

Di Indonesia, ada aturan pemasangan septic tank yang tertuang dalam SNI (Standar Nasional Indonesia). Aturan ini dibnat untuk menghindari masalah sanitasi dan kesehatan karena wabah yang disebabkan oleh kotoran manusia.

Kalau kalian pernah hidup di jaman sebelum septic tank merupakan bagian wajib dari setiap rumah, banyak sekali kasus masalah pencernaan seperti diare, atau wabah gatal dan masalah kulit di masyarakat. Peristiwa tersebut sudah jarang ditemukan karena kualitas sanitasi di Indonesia terus meningkat sampai hari ini.

Untuk mempertahankannya, kita juga harus membangun septic tank dengan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

 

Aturan tentang Pemasangan Septic Tank berdasarkan SNI

pemasangan septic tank
Ilustrasi pemasangan septic tank

Aturan tentang pemasangan septic tank di Indonesia ditulis dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 3 Tahun 2014. Tapi mengenai standar dari septic tank-nya sendiri diatur dalam peraturan SNI nomor 2398:2017.

Kita akan sebutkan secara singkat apa saja isi dari peraturan tersebut.

  1. Septic tank harus kedap air,
  2. Septic tank perlu memiliki lubang kontrol
  3. Terdapat pipa keluar masuk dalam septic tank dan perlu dikuras secara berkala

Sedangkan dari segi ukuran, kalian bisa mengikuti aturan seperti berikut.

  • Berbentuk segi empat dengan rasio panjang dan lebar 2:1 atau 3;1
  • Lebar minimal 0,75 meter
  • Panjang minimal 1,5 meter
  • Tinggi minimal 1,5 m
  • Ambang batas 0,3 m

Sedangkan untuk volume-nya, perlu disesuaikan dengan jumlah penghuni rumah. Karena pastinya ukuran septic tank untuk 6 orang penghuni rumah berbeda dengan kost yang hanya diisi oleh 2 orang.

 

Berapa Kedalaman Septic Tank yang Ideal?

Kedalaman ideal septic tank adalah 1,5 m hingga 1,8 meter. Ukuran ini nantinya bisa disesuaikan lagi dengan kondisi tahan, lahan, dan bangunan di sekitar septic tank.

Yang pasti, septic tank tidak boleh dibuat dalam kedalaman kurang dari 1,5 m. Alasannya karena proses penguraian di dalam septic tank yang lambat bisa menimbulkan pencemaran tanah bila isinya terlalu banyak dan belum dikuras.

Masalah ini bisa berkembang hingga muncul wabah penyakit pada anak-anak yang sering melakukan aktivitas di luar rumah, misalnya cacingan, gatal-gatal, dan sakit perut.

 

Berapa Jarak Maksimal Septic Tank dengan Kloset?

Jarak antara septic tank dengan toilet atau kloset juga diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan yang sama.  Maksimal, septic tank tidak boleh dibangun lebih dari 8 meter dari kloset.

Selain itu posisi septic tank juga harus lebih rendah dari pipa pembuangan di kamar mandi. Pipa yang digunakan ukurannya harus 90mm atau lebih besar, serta sudut kemiringannya berkisar antara 1:40.

Kalian mungkin mengira peraturan ini terlalu banyak dan merepotkan. Tapi karena semua orang di Indonesia mengikuti aturan yang sama, kebanyakan toko material sudah menyiapkan pipa dengan ukuran dan diameter khusus untuk keperluan toilet.

 

Berapa Jarak Septic Tank ke Sumur?

Terakhir, septic tank tidak boleh dibuat dalam jangkuan 10 meter dari sumur, pipa air bersih, atau sumber mata air lainnya. Termasuk juga untuk Anda yang dirumahnya punya sumur sendiri, baik sumur bor, resapan, maupun sumur timba.

Jadi bila sumber air di rumah Anda berasal dari sumur sendiri, tarik garis 10 meter dari sumur tersebut ke area yang masih termasuk tanah Anda. Kemudian buat septic tank di sana dengan jarak kloset maksimal 8 meter.

Seperti yang diatur dalam Aturan Pemasangan Septic Tank oleh Menteri Kesehatan, septic tank juga rutin dikuras secara berkalah. Anda yang tinggal di daerah Surabaya dan sekitarnya bisa menyerahkan masalah ini ke sedotwcsurabaya.id yang sudah berpengalaman;.

 

 


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami